SMPN 1 Pacitan menjadikan Fokus Lingkungan sebagai prioritas utama, yang diwujudkan melalui rutinitas pembersihan selokan sekolah secara teratur. Inisiatif ini adalah upaya preventif vital untuk memastikan drainase berjalan lancar, mencegah banjir, dan menjaga kualitas air tanah di sekitar lingkungan sekolah.
Program pembersihan selokan ini dilaksanakan setiap hari Sabtu pagi, melibatkan semua siswa dan guru. Aktivitas ini mengajarkan siswa bahwa kebersihan tidak hanya terbatas pada kelas dan halaman, tetapi mencakup infrastruktur lingkungan yang sering diabaikan, seperti saluran pembuangan air.
Tujuan utama dari Fokus Lingkungan ini adalah menghilangkan endapan lumpur, sampah plastik, dan dedaunan yang menyumbat aliran air. Sumbatan ini seringkali menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk dan sumber bau tak sedap, yang mengganggu kenyamanan proses belajar mengajar.
Siswa diajari cara membersihkan selokan dengan alat yang aman dan memilah sampah yang ditemukan. Sampah organik dijadikan kompos, sementara sampah anorganik disetorkan ke bank sampah. Proses ini mengubah tugas membersihkan menjadi edukasi manajemen limbah terpadu.
Program ini sukses menanamkan kesadaran tentang siklus air. Siswa memahami bahwa air yang mengalir di selokan pada akhirnya memengaruhi kualitas air sumur dan sungai. Oleh karena itu, menjaga kebersihan selokan adalah bentuk tanggung jawab kolektif terhadap sumber daya air.
Kepala sekolah menekankan bahwa Fokus Lingkungan ini adalah bagian dari pendidikan karakter. Gotong royong dalam membersihkan selokan, yang sering dianggap pekerjaan kotor, menumbuhkan rasa empati, kerendahan hati, dan apresiasi terhadap kebersihan.
Untuk menjamin keberlanjutan, sekolah membentuk “Satuan Tugas Drainase Siswa.” Tim ini bertugas memantau selokan setiap hari dan melaporkan jika terjadi sumbatan baru. Kedisiplinan pemantauan ini penting untuk mencegah masalah drainase sebelum menjadi parah.
Efek positif dari Fokus Lingkungan ini terlihat jelas: tidak ada lagi genangan air saat hujan deras, dan lingkungan sekolah terbebas dari bau tidak sedap. Keberhasilan ini membuktikan bahwa solusi masalah lingkungan seringkali terletak pada tindakan sederhana yang konsisten.
Sekolah berencana memperluas program ini dengan melakukan sosialisasi kepada warga sekitar, mengajak mereka menerapkan praktik serupa di lingkungan rumah. SMPN 1 Pacitan berkomitmen menjadi role model dalam menjaga kebersihan air dan lingkungan di daerahnya.
Secara keseluruhan, rutinitas pembersihan selokan di SMPN 1 Pacitan adalah model praktik lingkungan yang cerdas. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya membersihkan selokan, tetapi juga secara aktif menjaga kualitas air dan mewujudkan lingkungan sekolah yang sehat.