Pacitan, Jawa Timur, memiliki keistimewaan geografis yang luar biasa, diakui secara internasional sebagai Geopark oleh UNESCO Global Geopark. Keberadaan warisan alam ini menjadi peluang emas bagi SMPN 1 Pacitan untuk mengimplementasikan konsep Pariwisata Edukasi yang unik, dengan fokus pada Pemanfaatan Geopark UNESCO sebagai Sumber Belajar utama. Strategi ini bertujuan menghubungkan materi pelajaran dengan warisan alam dan budaya lokal, menumbuhkan kecintaan pada daerah sendiri sekaligus memahami standar global.
Pariwisata Edukasi yang dicanangkan oleh SMPN 1 Pacitan adalah program interdisipliner yang mengubah gua, pantai, dan situs geologi di Pacitan menjadi ruang kelas terbuka. Sekolah menyadari bahwa Pemanfaatan Geopark UNESCO dapat memberikan pengalaman belajar yang tak tertandingi, melampaui batasan buku teks. Program ini dirancang untuk mengembangkan pemahaman siswa tentang geologi, biologi, arkeologi, dan budaya lokal secara terpadu.
Inti dari Pemanfaatan Geopark UNESCO sebagai Sumber Belajar adalah field trip yang terstruktur. Siswa melakukan kunjungan ke situs-situs kunci, seperti Goa Gong atau situs-situs purba, di mana mereka tidak hanya sekadar mengamati, tetapi melakukan penelitian dan dokumentasi langsung. Mereka belajar tentang proses pembentukan stalaktit dan stalagmit (Fisika dan Kimia), menganalisis artefak purba (Sejarah dan Antropologi), dan mempelajari teknik pemandu wisata (Bahasa dan Komunikasi). Pendekatan ini adalah esensi dari Pariwisata Edukasi yang efektif.
Untuk mendukung Pemanfaatan Geopark UNESCO, guru-guru di SMPN 1 Pacitan dilatih oleh ahli geologi dan budayawan lokal. Mereka belajar bagaimana mengaitkan fenomena alam yang ada di Geopark dengan konsep-konsep kurikulum nasional. Siswa kemudian didorong untuk membuat materi promosi yang edukatif (video, leaflet) tentang Geopark tersebut, yang tidak hanya berfungsi sebagai tugas sekolah tetapi juga sebagai kontribusi nyata terhadap pengembangan Pariwisata Edukasi lokal.
Dampak positif dari Pemanfaatan Geopark UNESCO sebagai Sumber Belajar ini adalah peningkatan motivasi belajar siswa dan rasa kepemilikan yang mendalam terhadap lingkungan mereka. Mereka menjadi duta muda Pariwisata Edukasi Pacitan, mampu menjelaskan keunikan daerah mereka kepada pengunjung dengan dasar ilmiah yang kuat. SMPN 1 Pacitan membuktikan bahwa warisan alam yang diakui global dapat menjadi landasan bagi pendidikan lokal yang luar biasa.